Bimo Tedjokusumo

Bimo Tedjokusumo lahir di Jakarta pada awal tahun 1975. Hobinya beragam. Mulai dari kegiatan alam bebas, utak atik sepeda onthel, membuat aneka barang dari barang bekas hingga berburu barang tua dan unik di berbagai pasar di ibu kota. Mengumpulkan aneka jenis kopi dan batu-batu yang ditemui adalah salah satu kegemarannya dalam perjalanan. Tantangan terbesar  saat ini adalah mencari waktu untuk menekuni berbagai hobi di tengah kesibukan harian sebagai safety training instructor di sebuah perusahaan di…

Continue reading

Fitra Aidiella Dachlan

Fitra Aidiella Dachlan atau Diella lahir di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, sekitar empat dasawarsa yang lalu. Membaca berbagai macam jenis buku, menyeruput kopi susu panas dan dingin serta jalan-jalan tanpa arah dengan moto optimis “kesasar adalah bagian dari cerita sebuah perjalanan dan petualangan” adalah beberapa kegemaran yang masih rutin dilakukan hingga sekarang. Sehari-hari bekerja sebagai konsultan komunikasi di berbagai proyek di lembaga pemerintah dan non-pemerintah.  

Continue reading

Gie Anggraini

Gie Anggraini, lahir dan besar di Bandung. Biasa dipanggil Gie atau Anggie. Ia menyelesaikan studi pendidikannya di Universitas Pendidikan Indonesia pada Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia. Saat ini, ia merupakan seorang pengajar Bahasa Indonesia di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung. Selain mengajar, Anggie juga mengisi aktivitasnya dengan menyalurkan hobi menulisnya di media sosial. Selain itu, ia juga seorang penyuka drama Korea. Tak jarang kegemarannya menonton drama Korea ikut menginspirasinya dalam menulis karya.…

Continue reading

Nurul Wahidah

Nurul Wahidah sering memakai nama pena Nurul Fzf. Wanita yang hobi traveling ini menyelesaikan kuliahnya di jurusan Bahasa Inggris. Saat ini ia bekerja sebagai abdi negara di SMPN 1 Kuningan, aktif sebagai konsultan kurikulum di SD Firdaus Percikan Bandung dan menikmati perannya sebagai penggerak Komunitas Guru Belajar (KGB) Cirebon dan Kuningan. Pada masa kuliah ia aktif sebagai ketua keputrian di Himpunan Dikbaris (1998). Dan ia pun sempat mendapat kepercayaan sebagai ketua divisi pendidikan pada Yayasan…

Continue reading

Febriansyah Rifqi

Febriansyah Rifqi, lahir di Semarang, 11 Februari 1992. Pemuda yang menjadi orang tua dari Glegar Sabdaraja Langit Gumilar, Kinaya Cahyakirana Tan Kinira, dan Geni Sunyaruri Laut Laduni. Menikah dengan Rr Rani Mayangsari pada usia 22 th. Sering menerima perlakuan buruk dan diskriminasi dari gurunya semasa duduk di bangku sekolah dasar, membuat ia alergi terhadap dunia pendidikan formal. Menginjak kelas 2 Sekolah Menengah Pertama, ia memutuskan untuk berhenti sekolah. Ia lebih memilih menggelandang, menghabiskan waktu di…

Continue reading

Gol A Gong

Gol A Gong, lahir di Purwakarta, 15 Agustus 1963. Sebelum menerbitkan novel Balada Si Roy yang sukses dan telah dicetak lebih dari 300.000 kopi, sejatinya Gong adalah penulis puisi. Ratusan judul buku telah terbit lewat tangannya. Beberapa di antaranya adalah kumpulan puisi. Ia pernah tercatat sebagai wartawan tabloid Warta Pramuka. Kemudian bekerja di tabloid Karina. Sempat juga menjadi reporter freelance di beberapa media massa. Gong pun menulis skenario TV. Pernah bekerja di Indosiar, lantas hijrah…

Continue reading

Guspar Wong

Guspar Wong, pribumi dan veteran blogger yang terjebak menjadi sudra dalam arus minor kebudayaan. Meminati kopi tubruk, gemar menumpuk buku apa saja, dan tak pernah bisa meninggalkan kegemaran membaca karya-karya sastra klasik timur. Kadang menulis esai saat luang waktu, kadang menulis puisi, kadang mengomentari karya sastra, kadang mengkritik seni rupa, kadang memaksakan diri menyanyi di panggung, meski tak paham ketukan dan anak tangga nada. Sekarang tidur di SurauKami, sebuah pesantren dan rumah kebudayaan, sambil menikmati…

Continue reading

Goenoeng Moeljo

Goenoeng Moeljo, seorang manusia yang masih berusaha menjadi gedibal yang sesungguhnya di hadapan Gusti Allah. Seorang manusia biasa yang ingin menjadi luar biasa di mata seorang istri dan kedua anaknya. Seorang manusia yang berusaha menjadi manusia di hadapan semua makhluk-Nya. Seorang manusia yang kebetulan menjadi seorang batur di SurauKami, sebuah Pesantren dan Rumah Kebudayaan di daerah Banyumanik, Semarang.  

Continue reading

Alfred D. Ticoalu

Peneliti dan penulis musik, khususnya tentang jazz. Sedang mengerjakan buku tentang sejarah jazz di Indonesia, melintasi era 1900 sampai sekarang, yang direncanakan terbit dalam 3 jilid. Berangkat dari ribuan koleksi rekaman jazz dalam berbagai format―seperti piringan hitam, kaset, CD, dll.―dan berbagai bahan lainnya, ia membentuk dan mengepalai Arsip Jazz Indonesia (www.arsipjazzindonesia.org) sejak tahun 2010. Tulisan-tulisannya a.l.: Johnny Frigo, Jump Records (2009), Lindström in Dutch East Indies, The Lindström Project (2010), The Jazz Sides of Keynote Records, BJS (2011), Harry Lim:…

Continue reading

Daniel Mahendra

Daniel Mahendra―biasa dipanggil DM. Ia menulis cerpen, novel, puisi, esai, jurnalistik, biografi, self-improvement, how-to, travel narrative, juga skenario film. Bukunya yang telah terbit sekitar 30 judul. Beberapa di antaranya: Selamat Datang di Pengadilan (kumpulan cerpen, Malka, 2001), Epitaph (novel, Kakilangit Kencana – Prenada Media, 2009), Perjalanan ke Atap Dunia (travel narrative, Medium – Nuansa Cendekia, 2012), Niskala (novel, Qanita – Mizan Pustaka, 2013), 3360 (novel, Grasindo, 2014), Rumah Tanpa Alamat Surat (kumpulan cerpen, Sequoia, 2016), Pseudonim (novel, Grasindo,…

Continue reading