Jurnal

Review Novel “Eli & Emil” 2

Oleh Gita Lestari Hanafi Kalau Bandung punya kisah cinta Dilan dan Milea, Jogja punya kisah cinta Eli dan Emil ini. Pas baca bikin kangen suasana Jogja. Ceritanya beralur maju mundur (cantik), dengan suguhan POV dari Eli dan Emil. Eli, gadis asal Malang yang terpaksa pindah ke Jogja karena risih dengan kelakuan para pemuda yang mengejar-ngejar […]

Baca selengkapnya

Sebuah Kisah Cinta Tanpa Hujan dan Senja

Review Novel “Eli & Emil” Oleh Miki Mayang Novel Eli & Emil ini adalah karya kolaborasi Indradya Susanto bersama Dian Martosuwito. Menurut penulisnya, seperti banyak hal lain di dunia ini, Eli & Emil pun awalnya dari main main. Bermula dari obrolan tentang masa kecil dan remaja, buku, musik, film, makanan, dan akhirnya terpikir untuk menulis cerita […]

Baca selengkapnya

Apa Pengertian Rumah Bagimu?

Oleh Sudury Septa Mardiah Itulah pertanyaan pertama yang dilemparkan oleh buku Rumah Tanpa Alamat Surat pada pembaca. Kebetulan buku yang saya miliki adalah cetakan pertama dengan kover buku yang diberi efek hitam dan putih. Kover buku ini membuat saya menerka bahwa buku ini berisi cerita yang haru, kelam, dan dingin. Dugaanku bisa dibilang tepat. Daniel […]

Baca selengkapnya

REVIEW BUKU SELALU ADA WAKTU UNTUK MASA LALU

Oleh Esty Riyani Membaca buku ini hingga lembaran terakhir tentu sambil membayangkan kota P yang sempat kukunjungi sekitar 4 tahun lalu. Aku sepakat P adalah kota yang begitu indah. Di masa kecil penulis saja saat itu kota P sudah mempesona. Pun ketika aku mengunjunginya 4 tahun lalu. Apalagi sekarang. Ya, suatu saat aku akan singgah […]

Baca selengkapnya

Selalu Ada Waktu Untuk Masa Lalu

Era Si Unyil dan ”Little House on the Prairie” Oleh I Made Nurbawa Siang, Senin 7 Oktober 2019, seorang kawan memberi saya buku. Warna sampulnya hijau muda dengan gambar wanita berambut hitam duduk membaca buku, disebelahnya nampak bunga mekar berwarna kuning. Kata kawan saya, buku itu titipan dari si “Anu” penulis buku yang tinggal di […]

Baca selengkapnya

Merespons Realitas dengan Cerpen

Oleh Ardian Je Cerpen… wahana untuk merespons realitas dengan gairah bertualang di lorong-lorong bahasa. —Wan Anwar Cerpen, maupun karya sastra lainnya, bagaimanapun takkan bisa lepas dari realitas, kendati ia bersifat fiktif. Sefiktif-fiktifnya cerpen ataupun karya sastra lainnya sangat mungkin bertalian dengan realitas; ia bisa lahir oleh atau berangkat dari rasa ketakpuasan dan kekecewaan sang penulis […]

Baca selengkapnya

Ade Ubaidil Menghadirkan Buku untuk yang Kini Berusia 26 Tahun

Berapa usia Bookish Journalers sekarang? Jika diantara kamu masih berada di usia belia, bersyukurlah karena dengan usia beliamu itu, kamu masih punya banyak waktu untuk merencanakan masa depan yang indah.  Ketika bertambahnya umur seseorang, bertambah pula tingkat kedewasaan seseorang. Entah itu dalam bersikap, bertanggung jawab dan mengambil keputusan. Rasanya perlu meluangkan waktu untuk sejenak berdiam […]

Baca selengkapnya

Sastrawan Banten Anggap Kumcer Apa yang Kita Bicarakan di Usia 26? Sarat Kejutan

SERANG – Rumah Dunia meyelenggarakan kegiatan Bedah buku ‘Apa yang Kita Bicarakan di Usia 26?’ karya Ade Ubaidil di Cafe Umah Kite, Rumah Dunia, Lingkungan Ciloang, Kecamatan Sumur Pecung, Kota Serang, Sabtu (27/7/2019).  Dalam kegiatan yang dihadiri oleh puluhan mahasiswa dan pegiat literasi tersebut, pembedah buku, Sastrawan Banten, Wahyu Arya menyampaikan, karya Ade banyak memiliki ragam atau […]

Baca selengkapnya

BEDAH BUKU APYKBDU26 – CILEGON

BEDAH BUKU: APA YANG KITA BICARAKAN DI USIA 26?karya Ade Ubaidil Hari: Minggu, 28 Juli 2019Pukul: 13.00 WIB – SelesaiTempat: Rumah Peradaban Banten, Cilegon, Banten. Moderator: Hilman SutedjaPembedah: Ardian JeTersangka: Ade Ubaidil

Baca selengkapnya

BEDAH BUKU APYKBDU26 – SERANG

Kalau ingin hadir, tak ada persyaratan peserta berusia 26. Kamu boleh lebih muda atau lebih dewasa dari itu. Bahkan anak-anak saja boleh datang, karena ada beberapa cerita di dalam kumcer saya yang menghadirkan tokoh anak-anak. Jadi, jika waktumu luang, punya juga keresahan di usia 26 atau usiamu saat ini, kini saatnya kita saling tjurhat dan […]

Baca selengkapnya